| : | |
|---|---|
Ekstrak Cranberry mengandung flavonoid alami dan Proanthocyanidins yang dapat mengembalikan vitalitas kolagen serta menjadikan kulit halus dan elastis. Merupakan pelindung sinar matahari alami, dapat mencegah sinar ultraviolet merusak kulit, dan memiliki fungsi antioksidan yang sangat baik, dapat melawan penuaan dan melindungi kesehatan kulit dan jantung, juga secara efektif mencegah dan membantu pengobatan infeksi saluran kemih pada wanita dewasa.
Botaniex menyediakan Ekstrak Cranberry dengan spesifikasi sebagai berikut.
| Nama Produk | Nama Merek/Kode |
Spesifikasi |
Metode Tes |
Ekstrak Cranberry |
Cranbr-EX™/ PAC 5 |
Proanthocyanidins 5% |
UV EP05 |
Ekstrak Cranberry |
Cranbr-EX™/ PAC 10 |
Proanthocyanidins 10% |
UV EP05 |
Ekstrak Cranberry |
Cranbr-EX™/ PAC 25 |
Proanthocyanidins 25% |
UV EP05 |
Ekstrak Cranberry |
Cranberry-EX™/ PAC 15 |
Proanthocyanidins 15% |
UV DMAC |
*Spesifikasi khusus tersedia berdasarkan permintaan!
Nama Botani |
Vaksinium Makrokarpon |
|
Keluarga Tumbuhan |
Ericaceae |
|
Bagian Tanaman yang Digunakan |
Buah-buahan |
Manfaat
Menghambat pertumbuhan dan reproduksi berbagai bakteri patogen, mencegah bakteri patogen tersebut menempel pada sel-sel dalam tubuh (seperti sel urothelial), mencegah dan mengendalikan infeksi saluran kemih pada wanita, serta menghambat infeksi Helicobacter pylori Bacillus;
Membantu menjaga keutuhan dinding kandung kemih dan menjaga pH normal di uretra;
Mengurangi kejadian tukak lambung dan kanker lambung;
Mengurangi lesi penuaan kardiovaskular;
Anti penuaan dan menghindari penyakit Alzheimer;
Mempercantik dan menjaga kulit tetap muda dan sehat.
Mekanisme
Proanthocyanidins, bahan aktif utama dalam Ekstrak Cranberry, merupakan istilah umum untuk golongan besar senyawa polifenol yang banyak terdapat di berbagai tanaman. Strukturnya adalah katekin, epikatekin, atau polimer katekin dan epikatekin. Penelitian saat ini telah membuktikan bahwa Proanthocyanidins tipe A yang unik dalam cranberry merupakan komponen antibakteri utama dalam cranberry, sedangkan Proanthocyanidins tipe B yang ditemukan dalam anggur, teh, dan apel tidak memiliki efek serupa. Proanthocyanidins dalam cranberry mengandung satu atau lebih ikatan flavan tipe A, terutama oligomer atau polimer epikatekin dan epigallokasikin.
PAC tipe A dan B
Cranberry mengandung PAC tipe A ikatan ganda dan PAC tipe B ikatan tunggal. Sebagian besar (>95%) dari semua PAC dalam cranberry mengandung setidaknya satu PAC tipe A dan oleh karena itu disebut “PAC tipe A.” Ikatan rangkap yang ditemukan pada PAC tipe A membuatnya lebih tidak biasa dan kompleks dibandingkan PAC tipe B ikatan tunggal yang ditemukan di sebagian besar sumber tanaman lainnya.
Ikatan tipe Cranberry A telah terlibat dalam anti-adhesi bakteri E. coli uropatogenik untuk pencegahan infeksi saluran kemih, sedangkan PAC tipe B tidak.
Dosis
Dosis tipikal adalah sekitar 36mg PAC setiap hari.
Tag populer: Vaccinium Macrocarpon, Cranberry Proanthocyanidins, Ekstrak Cranberry Proanthocyanidins, Cranberry PACs, Cranberry Powder Proanthocyanidins, Suplemen Cranberry, Bubuk Ekstrak Cranberry, Proanthocyanidins 25%, Ekstrak Cranberry 10% Proanthocyanidins, Ekstrak Cranberry, grosir, Cina, Massal, custom, produsen, perusahaan manufaktur, pemasok, pabrik, untuk dijual
Ekstrak Epimedium Vs. Ekstrak Kulit Anggur: Mekanisme Diferensial dalam Mitigasi Peradangan Saraf
Ekstrak Artichoke Vs. Ekstrak Panax Notoginseng: Mengoptimalkan Fragmentasi Tidur
Ekstrak Apel Vs. Ekstrak Daun Murbei: Dampak Terhadap Percepatan Metabolisme Asetaldehida
Solusi Umami Alami untuk Makanan Nabati, Makanan Ringan, dan Makanan Siap Saji
Membangun Sistem Umami Alami untuk Label Bersih dan Formulasi Gurih Tingkat Lanjut
Umami Alami Membentuk Kembali Industri Bumbu Global: Tren Pasar dan Peluang bagi Produsen Makanan
Bubuk Jamur dalam Bumbu Alami: Wawasan Penelitian dan Pengembangan tentang Sistem Rasa Fungsional
Ekstrak Kelp dan Ekstrak Kelp Enzimatik dalam Bumbu: Tren Pasar dan Aplikasi Litbang